=== ASSALAMUALAIKUM WR.WB ::: SELAMAT DATANG DI FORUM GTT PTT NGANJUK ::: FORUM REMBUG HONORER NGANJUK PADA KHUSUSNYA DAN HONORER INDONESIA PADA UMUMNYA ::: PERJUANGAN HONORER K1 DAN K2 MASIH BERLANJUT DALAM MENCAPAI TUJUAN MENJADI CPNS ::: YA ALLAH SWT BERIKAN KAMI KETEGUHAN DAN KETABAHAN HATI:::TUNJUKKAN PADA KEKUASAANMU PADA MEREKA MANA YANG HAK DAN MANA YANG BATHIL ::: TUNJUKKAN KEKUASAANMU DENGAN MEMUDAHKAN JALAN KAMI KARENA KAMI MEMANG BERHAK DAN BENAR-BENAR K-1 MURNI ::: SEMOGA ALLAH SWT TUHAN YANG MAHA ESA MERIDHOI DAN MEMUDAHKAN JALAN PERJUANGAN KITA SEMUA ::: AMIEN ===

Menpan-RB Proses NIP Honorer K1

Posted by Sukses Sejahtera Rabu, 27 Juni 2012 0 komentar
JAKARTA, FAJAR -- Kabar baik bagi para tenaga honorer yang sudah tak sabar diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar menyebutkan, berkas untuk pembuatan Nomor Induk Pegawai (NIP) honorer kategori satu (K1) mulai diproses secara bertahap.

"Tapi yang mulai diproses itu hanya untuk data honorer K1 yang sudah clear ya. Artinya tidak ada masalah dan hasilnya sudah final, baik dari penilaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP)," terang Azwar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 Juni.

Dijelaskan, awalnya usulan data tenaga honorer K1 dari 38 instansi pusat dan 485 instansi daerah mencapai 152.310 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi (verval), yang memenuhi kriteria adalah 72.350 orang. Angka ini menciut lagi setelah dilakukan uji publik data tenaga honorer. Di mana ada sanggahan dari sembilan instansi pusat dan 203 instansi daerah.

"Angka pastinya belum ada karena masih ada verval ulang. Tapi mengingat ada 282 instansi daerah dan 29 instansi pusat yang sudah clear datanya, maka pemerintah mengambil kebijakan untuk memproses usulan penetapan NIP," bebernya.

Kalau harus menunggu penyelesaian verval ulang, lanjut Azwar, sama saja menyiksa tenaga honorer yang hasilnya baik. Itu sebabnya, pemerintah mengambil langkah mendahulukan pemberkasan NIP honorer K1 yang sudah final.

"Paling tidak ini sebagai reward bagi daerah yang benar-benar menyodorkan data valid dan tidak ada manipulasi. Bagi instansi yang datanya disanggah harus menerima proses pemberkasan NIP-nya jadi terlambat," tandasnya

Sumber : Fajar Online

0 komentar :

Poskan Komentar